1. Menanamkan permusuhan kepada
sesama manusia
Alloh SWT berfirman dalam surat
al-Baqoroh: 268 dan surat al-Maidah: 91
“Wahai kaum mukmin, setan hanya
ingin membenamkan kalian dalam rasa permusuhan dan kebencian karena minuman
keras dan judi. Setan ingin melalaikan kalian dari mengingat Allah dan dari melaksanakan sholat. Karena itu mengapa kalian tidak mau berhenti dari
perbuatan itu? (QS. al-Maidah: 91)
Setan telah memalingkan kaum munafik
dan menjadikan mereka lupa untuk mengingat Allah. Orang-orang munafik yang
berteman dengan kaum Yahudi dan Nasrani adalah golongan setan. Ketahuilah,
sungguh golongan setan itu akan selalu rugi (QS. Mujadalah: 19).
3. Setan mengajak manusia berpaling
dari syari’at Islam
“Barangsiapa yang berpaling dari
pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (al-Qur’an), Kami adakan baginya setan (yang
menyesatkan), maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya
(teman dekatnya).” (QS. al-Zukhruf: 36)
4. Setan mengajak orang agar taklid
“Dan apabila dikat kan kepada
mereka: “Ikutilah apa yang diturunkan Alloh.” Mereka menjawab: “Tidak, tapi
kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya.”
Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun setan itu
menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)?” (QS.
Luqman: 21)
5. Kerja sama dengan tukang sihir,
paranormal, penyesat umat
Sahabat Jabir berkata: “Nabi
Shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya Iblis meletakkan
singgasananya di atas air, lalu mengutus bala tentaranya, maka yang paling dekat
dengan Iblis yang paling besar menggodanya, lalu salah satunya datang dan
berkata: Aku telah berbuat ini dan itu, Iblis berkata: kamu belum berbuat
apa-apa, dia berkata: kemudian salah satunya datang dan berkata: Tidaklah aku
meninggalkan mereka sehingga aku mampu memisahkan antara dia dan istrinya. dia
berkata: lalu dia mendekatinya dan berkata: “Kamu adalah sebaik-baik pengikut.”
(HR. Muslim 8/138)
6. Manusia dibuat ragu dan was-was
“Dan katakanlah: “Ya Robbku, aku
berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan.” (QS. al-Mu’minun: 97)
Dari Abu Hurairoh, Rosululloh
Shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Datang setam kepada salah satu
di antara kalian, lalu bertanya: siapa yang menciptakan ini dan ini, bahkan
sampai bertanya siapa yang menciptakan Robbmu. Maka jika dating was-was
demikian berlindunglah kepada Alloh (dengan membaca ta’awudz) dan hentikan
(dari berpikir demikian).” (HR. Muslim 1/84)
7. Setan mengajak manusia kepada pemborosan
“Sesungguhnya
pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat
ingkar kepada Robb-nya.” (QS. al-Isro’: 27)
8. Setan bekerja sama
dengan penyanyi dan penyair
Abu Sa’id berkata:
“Tatkala kami berjalan bersama Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam
melewati kampung ‘Aroj, tiba-tiba datang penyair yang sedang bernyanyi, lalu
Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tangkap setan itu
atau segap dia, sungguh seandainya perut seseorang diisi dengan muntahan itu
lebih baik daripada hati mereka diisi dengan syair-syair.” (HR. Muslim
7/50)
9. Setan bergabung
dengan ahli bid’ah dan ulama su’ (sesat)
Dari Abu Hurairoh,
Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Akan ada pada
akhir umatku ini manusia menceritakan hadits kepadamu, kamu dan ayahmu tidak
pernah mendengarkan sebelumnya, maka berhati-hatilah kamu, dan waspadalah
dengan mereka.” (HR. Muslim 1/9)
“Sahabat Abdulloh
berkata: sesungguhnya setan akan menjelma manusia, lalu dia datang kepada suatu
kaum, lalu bercerita kepada mereka dengan membawakan hadits palsu, sehingga
mereka berpecah belah, lalu ada yang berkata: aku mendengar orang berbicara,
aku tahu wajahnya akan tetapi aku tidak tahu namanya ketika menyampaikan hadits.”
(HR. Muslim 1/9)
10. Iblis menggoda manusia
dengan qiyas
Ibnu Abbas berkata:
“Pertama kali yang menggunakan qiyas adalah Iblis, maka salahlah ia ketika
menggunakan qiyas, maka barangsiapa menqiyaskan agama ini dengan sesuatu
menurut pendapatnya, maka Alloh menyamakan ia dengan Iblis. Ibnu Sirrin
berkata: “Tidaklah orang menyembah matahari melainkan karena qiyas.” (Tafsir
al-Baghowi 3/217)
Adapun yang dimaksud
qiyas di sini adalah qiyas yang bathil. Muhammad bin Jarir berkata: “Iblis itu
mengira bahwa api lebih baik daripada tanah, dia tidak tahu bahwa keutamaan
adalah orang yang Alloh beri keutamaan. Sungguh Alloh melebihkan tanah daripada
api dengan beberapa segi: Bahwa tabiat tanah adalah tenang, lembut, penyabar.
Dan Dialah yang menyeru Nabi Adam setelah dia bahagia mau bertaubat, tunduk, dan
merendahkan diri, sehingga Alloh mewariskan dia orang yang jadi pilihan, mau
bertaubat, dan mendapatkan hidayah. Adapun unsur api adalah ringan, mudah
menyulut, yang mengajak Iblis menjadi keras hatinya, sehingga menjdi sombong
dan terus-menerus sombong. Maka mewariskan dia terlaknat dan keras hati. Tanah
menjadi sebab terkumpulnya sesuatu, sedangkan api penyebab cerai berai. Tanah
menjadi penyebab hidup, maka pohon dan tumbuh-tumbuhan dapat hidup karenanya,
sedangkan api penyebab pemusnahan.” (Tafsir al-Baghowi 3/217)
12.
Setan menggoda manusia dengan membangkitkan fitnah
Dari
Abu Hurairoh Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Janganlah
salah satu di antara kamu mengacungkan alat tajamnya ke saudaranya, karena dia
tidak tahu barangkali setan akan mencabut alat tajam itu dari tangannya lalu
mengena kepada kawannya lalu dia masuk ke jurang api neraka.” (HR. Bukhori
9/62)
13.
Setan menggoda pada saat orang sedang beribadah
Aisyah
bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hukum menoleh saat
sholat, maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Dia
adalah pencurian, setan itu mencuri sholat salah satu di antara kalian.”
(HR. Bukhori 4/152)
13.
Setan menggoda ketika tidur
Abu
Qotadah berkata, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Mimpi
baik itu datangnya dari Alloh, dan mimpi jelek itu dari setan, maka jika
bermimpi jelek salah satu di antara kamu dan merasa ketakutan segeralah meludah
ke sebelah kiri dan berlindung kepada Alloh dari kejelekan mimpi (dengan
membaca ta’awudz), sesungguhnya yang demikian itu tidaklah membahayakan.”
(HR. Bukhori 4/152)
Dari
Abu Hurairoh Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Setan
itu mengikat tengkuk salah satu di antara kamu dengan tiga ikatan pada saat
kamu tidur, setiap mengikat satu ikatan dia mengatakan malam masih panjang,
maka tidurlah, maka jika dia bangun dan berdzikir kepada Alloh akan lepas satu
ikatan, jika dia berwudhu, maka lepas ikatan yang kedua, dan apabila dia sholat
maka lepas ikatan-ikatannya sehingga dia menjadi giat baik jiwanya, jika tidak,
jadilah jelek jiwanya akan malas.” (HR. Bukhori 2/65)
Abdulloh
berkata: “Ada orang yang disebut di sisi Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa
sallam bahwa dia masih tidur sampai waktu subuh, dia tidak menjalankan sholat,
maka beliau bersabda:
“Orang
itu telinganya dikencingi setan.” (HR. Bukhori 2/66)
Oleh karenanya, alangkah baiknya bila kita sering-sering memohon pertolongan kepada Alloh SWT. Audzubillaahi
minassyaothoonirrojim. Semoga Allah selalu melindungi kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar